Renungan 30 April 2026
Renungan 30 April
2026.
2
Samuel 7:16
“Keluarga
dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan
kokoh untuk selama-lamanya.”
Janji akan mencerminkan
nilai kesetiaan, tanggung jawab, dan kejujuran. Dalam kehidupan sehari-hari,
kita mungkin sering menghadapi kekecewaan karena banyak janji yang tidak
ditepati. Di tengah dunia yang penuh
ketidakpastian inilah kita harus bersyukur karena ada pribadi yang janjinya
total berbeda dengan janji yang sering diperbuat oleh manusia, Ia adalah Allah.
Allah yang kita kenal bukan seperti manusia yang sering berdusta dan ingkar
janji, tapi dia adalah Allah yang setia, yang tidak pernah berdusta dan ingkar
janji. Daud berniat mendirikan rumah bagi Tuhan tetapi Tuhan menghendaki dari keturunannya yakni Salomo. Allah berjanji akan mengokohkan
kerajaan mereka dan tetap menjadi Bapa bagi segala bangsa.
Iman harus berdasar dan berakar pada janji
Allah. Mungkin banyak orang yang telah mengecewakan kita oleh karena
janji-janji yang tidak terpenuhi, namun kita harus paham bahwa
ada pribadi yang tetap setia kepada janjinya, yaitu Allah yang kita percayai.
Dalam hidup ini, kita sering dihadapkan pada situasi sulit yang mungkin
mengajak kita untuk meragukan janji Tuhan. Namun, ayat ini mengingatkan kita
bahwa apa pun yang terjadi, Tuhan tidak pernah ingkar janji, karena Dia adalah
Tuhan yang setia. Kita juga diajak untuk semakin mengimani dan percaya kepada rancanganNya,
sekalipun itu berbeda dengan apa yang kita rencanakan. Rencana Tuhan pasti yang
terbaik. Hanya ada satu kata untuk
menggambarkan janji Allah, Tuhan tidak akan pernah ingkar janji, maka tetap
setia berjalan atas FirmanNya.
Komentar
Posting Komentar