Renungan 12 Mei 2026
Renungan 12 Mei
2026.
Yohanes
9:2-3
Murid-murid-Nya bertanya: Rabi, siapakah yang
berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan
buta?” Jawab Yesus: “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan
Allah harus dinyatakan di dalam dia.
Orang buta itu
tidak mengalami kebutaan karena kesalahan. Justru melalui keadaannya, Tuhan
menyatakan pekerjaan-Nya. Mukjizat yang Yesus lakukan bukan hanya memulihkan
penglihatannya, tetapi juga membuka mata banyak orang untuk percaya kepada-Nya.
Apa yang terlihat sebagai keterbatasan, ternyata menjadi tempat di mana
kemuliaan Tuhan dinyatakan. Jika melalui orang buta itu Tuhan dapat menyatakan
pekerjaan-Nya, tentu melalui proses yang
sedang kita alami pun Tuhan sedang
melakukan hal yang sama. Sadarlah, bahwa mungkin dengan demikian kita benar-benar mencari
Tuhan, dan menyadari bahwa kita tetap membutuhkan Dia
lebih dari apa pun.
Pahamilah bahwa setiap beban yang berat bukan
untuk memberatkan, melainkan untuk mengingatkan kita agar tetap
berjalan bersama-Nya, hidup dalam setiap
keputusan, dan setiap hal kecil yang dilakukan. Ini bukan tentang hidup yang
sedang sulit, tapi tentang Tuhan yang sedang membentuk kita. Ini bukan tentang
kesalahan yang harus disesali, tapi tentang pekerjaan Allah yang sedang
dinyatakan. Dan mungkin, di jalan yang tidak nyaman itu, Tuhan sedang menulis
kisah yang paling indah, kisah tentang bagaimana kita belajar untuk tetap
percaya dan memilih berjalan bersama-Nya.
Komentar
Posting Komentar