Renungan 14 Mei 2026
Renungan 14 Mei
2026.
Matius
7:12:
“Segala
sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian
juga kepada mereka.”
Firman Tuhan akan mengingatkan kita bahwa panggilan
untuk mengasihi dengan tulus, adalah suatu keharusan, terlepas bagaimana orang
lain merespon tindakan kasih yang telah kita lakukan. Yesus sendiri tetap mengasihi
orang-orang yang telah mengkhianati-Nya, yang telah mencemooh-Nya, bahkan yang
menyalibkan-Nya. Jika saja kasih Yesus bergantung pada bagaimana orang
memperlakukan-Nya, maka Dia tidak akan pernah bisa mengasihi siapa pun. Tapi
kasih-Nya tidak bergantung pada respons manusia, kasih-Nya adalah keputusan
yang berasal dari hati Allah, dengan penuh kebaikan sejati. Saat menyadari pemahaman ini, maka kita siap untuk
memberi hati mengampuni. Sebab mengampuni adalah melepaskan beban yang tidak
seharusnya dipikul.
Kita harus belajar dengan pemahaman yang benar
bahwa, bukan bagaimana orang lain memperlakukan kita, tetapi bagaimana kita
memilih untuk tetap setia pada prinsip kasih yang difirmankan Tuhan kepada
kita. Prinsip ini tidak hanya melalui
tindakan, tetapi juga dalam hatimu. Ingatlah,
kasih sejati tidak bergantung pada balasan, tetapi keputusan untuk tetap
mengasihi, bahkan ketika kita tidak dihargai. Kasih sejati adalah kasih yang tidak
menuntut, tetapi terus memberi dan berbagi. Mari kita belajar mengasihi dengan
hati yang tulus, tanpa syarat, tanpa pamrih. Karena di saat kita memilih untuk
mengasihi dengan cara ini, berarti kita tidak hanya membebaskan orang lain,
tetapi juga membebaskan diri kita sendiri dari dosa dan kejahatan. Mari kita lakukan.
Komentar
Posting Komentar