Renungan 15 Mei 2026

 Syalom…..

Renungan 15 Mei 2026.  

Matius 7:12:

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.”

 

 Firman Tuhan akan mengingatkan kita bahwa panggilan untuk mengasihi dengan tulus, adalah suatu keharusan, terlepas bagaimana orang lain merespon tindakan yang telah  dilakukan. Yesus sendiri tetap mengasihi orang-orang, walau telah mengkhianati bahkan telah mencemooh  dan yang telah menyalibkan-Nya. Jika saja kasih Yesus bergantung pada bagaimana orang memperlakukan-Nya, maka Dia tidak akan pernah bisa mengasihi siapa pun. Tapi kasih-Nya tidak bergantung pada respons manusia, kasih-Nya adalah keputusan yang berasal dari hati Allah, dengan penuh kebaikan. Saat  menyadari pemahaman ini, maka kita siap untuk memberi hati mengampuni. Sebab mengampuni adalah melepaskan beban yang tidak seharusnya dipikul.

 

       Kita harus belajar dengan pemahaman yang benar bahwa, bukan bagaimana orang lain memperlakukan kita, tetapi bagaimana kita memilih untuk tetap setia pada prinsip kasih yang difirmankan Tuhan.  Prinsip ini tidak hanya melalui tindakan, tetapi juga dalam hatimu.  Ingatlah, kasih sejati tidak bergantung pada balasan, tetapi keputusan untuk tetap mengasihi, bahkan ketika kita tidak dihargai. Kasih sejati adalah kasih yang  tidak menuntut, tetapi terus memberi dan berbagi. Mari kita belajar mengasihi dengan hati yang tulus, tanpa syarat, tanpa pamrih. Karena di saat kita memilih untuk mengasihi dengan cara ini, berarti kita tidak hanya membebaskan orang lain, tetapi juga membebaskan diri kita sendiri dari dosa dan kejahatan.  Mari kita lakukan. 

Tuhan Yesus Memberkati. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini