Renungan 16 Mei 2026
Renungan 16 Mei
2026.
Yesaya
7: 17
Tuhan
akan mendatangkan atasmu dan atas rakyatmu dan atas kaum keluargamu hari-hari
seperti yang belum pernah datang sejak Efraim menjauhkan diri dari Yehuda, yakni
raja Asyur.
Manusia
sering sekali mengalami ketakutan dan kekhawatiran, terutama saat ada ancaman, atau tekanan yang tidak dapat
terhindarkan. Apabila hal ini terjadi karena kemampuan kita untuk
menilai sebuah peristiwa dan mengambil keputusan logis jelas tidak seimbang. Ingatlah bahwa kita hanya manusia biasa, dan
banyak memiliki keterbatasan dan ketidakmampuan. Saat itulah kita disadarkan
untuk mengatasi ketakutan dalam keberserahan penuh kepada Allah. Raja Aram memaksa Raja Ahas untuk bergabung melawan raja Asyur, namun Ahas
menolaknya. Akibatnya raja Aram mengepung Yerusalem dan hidup mereka di ambang kebinasaan. Yesaya
datang dan meneguhkan umatNya, agar
jangan takut dan tidak tawar hati, sebab Tuhan memberikan jaminan bahwa rencana
musuh tidak akan terlaksana.
Hidup kita memang
seringkali penuh tantangan dan pergumulan yang membuat gentar. Namun
sebagaimana janji Tuhan kepada Yehuda, kita pun dapat menggantungkan harapan
pada janji tersebut, bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkan kita dalam
kesulitan, seberat apapun itu. Maka pilihannya terletak pada kita, apakah
hendak berselimutkan kekhawatiran serta ketakutan, ataukah tetap melangkah
dengan berani dengan bekal janji penyertaan-Nya. Jangan keraskan hati,
datanglah pada Tuhan, sebab Tuhan yang kita sembah, adalah Allah yang berkuasa
dan sanggup memulihkan keadaan jadi aman.
Komentar
Posting Komentar