Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Renungan 28 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 28 Pebruari 2026. Amsal 13:17 Utusan yang fasik menjerumuskan orang ke dalam celaka, tetapi duta yang setia mendatangkan kesembuhan.   Pada zaman dahulu, seorang utusan memikul tanggung jawab besar, tidak hanya membawa informasi, tetapi juga mewakili kehormatan dan kepercayaan pengutusnya. Jika ia tidak jujur atau ceroboh, dampaknya bisa menghancurkan relasi, sebaliknya, utusan yang setia membawa kejelasan, pemulihan, dan kebaikan. Kita semua adalah ‘utusan’   sebab setiap hari kita membawa pesan melalui kata-kata, sikap, dan tindakan.   Karena itu kita harus menjaga   sikap dan prilaku, agar   mampu menjadi sumber kekuatan saat orang lain lemah,     mendatangkan kesembuhan, berarti menghadirkan kehidupan, bukan luka.   Hikmat tidak hanya terlihat dalam apa yang kita ketahui, tetapi   bagaimana kita mampu memengaruhi kehidupan orang lain. Setiap kata yang kita ucapkan memiliki arah: apakah ia membawa terang...

Renungan 27 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 27 Pebruari 2026. Mazmur 91:15 “Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab”.     Pernahkah Anda merasa hidup sedang diterpa berbagai masalah? Ada hari-hari di mana beban terasa begitu sesak, seolah air membanjir sampai kepala. Ketika berhadapan dengan jurang atau lobang yang menganga, kita diingatkan pada Yesus ketika dicobai dipadang gurun. Dalam keadaan lapar dan kesepian,   maka Yesus menunjukkan satu kebenaran   melalui senjata pamungkas    yaitu berpegang pada Firman Tuhan dan bergantung penuh kepada suara Allah. Tuhan selalu ada dan setia dalam menuntun dan menopang kehidupan kita.       Hari ini mungkin kita sedang bergumul dengan ketidakpastian entah itu ekonomi, keluarga, atau kesehatan,   renungan ini mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah jauh. Masalah kita mungkin belum selesai besok, lusa dan seterusnya, tapi ketenangan hati harus selalu ada.     Sebab Dia yang telah menang di p...

Renungan 26 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 26 Pebruari 2026. Yesaya 40 : 31, “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”   Orang Israel yang berada di pembuangan di Babel, sedang menderita, tersiksa karena merasa telah ditinggalkan Allah. Maka datanglah Firman Tuhan     melalui nabi Yesaya agar   jangan lagi bersedih dan   lemah. Masa perhambaan mereka   segera akan berakhir dan juga kesalahan dan dosanya telah diampuni. Tuhan akan datang menolong dan menyelamatkan umat-Nya, dengan     memberikan kekuatan dengan tangan-Nya yang berkuasa. Dia memberi kekuatan bagi yang lelah dan menambah semangat   bagi yang tidak berdaya.     Menanti-nantikan Tuhan berarti berharap kepada Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Orang-orang seperti inilah yang mendapat kekuatan baru seu...

Renungan 25 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 25 Pebruari 2026. Filipi 4:19 “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.”   Domba adalah hewan yang lemah, mudah tersesat, dan rentan terhadap bahaya. Namun Tuhan sebagai gembala selalu siap melindungi domba-dombanya dari serangan binatang buas. Begitu juga dengan kita, Tuhan menjaga kita dari bahaya yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Ia adalah perisai dan benteng yang teguh bagi kita. Tuhan adalah Gembala   yang menyediakan segala kebutuhan kita. Kasih dan kemurahan-Nya sudah menebus setiap dosa, dan memelihara kehidupan sampai kekekalan.     Tuhan sebagai Gembala yang tetap menuntun hidup   yang tidak hanya memberi arahan, tetapi juga berjalan di depan, menjaga, dan memastikan kita sampai ke tujuan yang benar, yaitu hidup yang berkenan kepada-Nya dan akhirnya hidup kekal bersama Dia. Karena itu, marilah meyakini bahwa apapun pergumulan kita hari ini, baik tentang ...

Renungan 24 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 24 Pebruari 2026. 2 Korintus 5:7, “Sebab hidup kami ini adalah hidup berdasarkan iman, bukan berdasarkan apa yang kelihatan.”   Ibrani 11:1: Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang diharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak dilihat. Banyak orang menyebut dirinya   orang percaya, tetapi dalam praktiknya masih banyak orang dikendalikan dan dipengaruhi oleh keadaan, dan hal lain secara kasat mata bukan karena percaya. Hal ini tampak   dari sikap hati yang gampang berubah: gampang kecewa, gampang mengeluh, gampang bersungut-sungut, gampang menyalahkan orang lain, gampang menyalahkan keadaan, dan bahkan gampang menyalahkan Tuhan tatkala dihadapkan dengan masalah, kesukaran.     Kita tidak melihat secara langsung Yesus bangkit, tetapi kita percaya bahwa   Dia sudah bangkit dan percaya kepada kesaksian yang disampaikan Alkitab. Karenanya, kita harus memiliki keteguhan hati, yaitu menjaga iman dan   pengharapan d...

Renungan 23 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 23 Pebruari 2026.     Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri.       Lagu rohani   dengan judul: Kasih Setia-Mu adalah ungkapan kerendahan hati seorang yang beriman kepada Tuhan, mengakui kebesaran-Nya dan menyerahkan hidup untuk memuji dan menyembah-Nya. Dalam perjalanan iman, kita juga seringkali bertanya, “Apakah aku ini layak di hadapan Tuhan?” Pertanyaan ini muncul ketika kita menyadari kelemahan, kegagalan, dan dosa-dosa yang terus membayangi kehidupan kita.   Alkitab mengajarkan bahwa kelayakan kita bukan berasal dari usaha atau pencapaian pribadi, melainkan karena kasih karunia Allah.     Kasih karunia bukanlah hadiah bagi seeorang yang sempurna, tetapi merupakan anugerah Allah bagi orang yang mau bertobat. Tuhan tidak melihat masa lalu kita, melainkan hati ...

Renungan 21 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 21 Pebruari 2026. Yakobus 1:2-3 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.   Yesus tidak datang untuk menyederhanakan hidup, melainkan menyertai proses pendewasaan dalam kompleksitas keadaan. Ia mengajar tentang kelemahlembutan, namun tegas, bermoral dan beretika. Ia mengasihi tetapi penuh dengan kebenaran. Pemahaman ini sering tidak saja lahir dari ruang ibadah,   tetapi juga dari pengalaman iman. Sukacita,     dan kebijaksanaan adalah otot rohani yang bertumbuh melalui tekanan. Anggaplah sebagai kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, bukan karena penderitaan   itu melainkan karena di sanalah ketekunan dilahirkan dan iman dimurnikan.   Ada luka yang mengajarkan batas, ada kegagalan yang menumbuhkan kerendahan hati, ada ketidakadilan yang membangunkan keberanian....

Renungan 20 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 20 Pebruari 2026. Markus 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.   Tuhan telah membuat kita telah memenuhi syarat menjadi pekerja perjanjian baru dan memerintahkan untuk pergi memberitakan injil kepada semua orang.     Dengan demikian kita seharusnya telah memiliki pemahaman   tentang konsep waktu di bumi dan di sorga. Ketika kita melupakan bahwa waktu di bumi ini sementara, maka semua kebijaksanaan akan hilang dan iman kita akan terancam, dicobai oleh berbagai kejahatan.   Tidak peduli apa pekerjaan, dimana     pun berada, kita tidak boleh berhenti memberitakan injil kepada semua orang.     Siapa yang percaya diselamatkan, tetapi yang tidak percaya akan dihukum.     Oleh karena kita telah dipilih sebagai seorang prajurit Kristus yang baik         kita tidak dapat menghindari berbagai penderitaan yang akan terjadi. ...

Renungan 19 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 19 Pebruari 2026. Matius 7:12: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.”   Sering kali kita berpikir bahwa ayat ini hanya berbicara tentang perbuatan baik. Kita berpikir bahwa jika kita memperlakukan orang lain dengan baik, maka kita pantas menerima perlakuan yang sama. Yesus tidak pernah mengatakan bahwa hasilnya pasti demikian, sebab kebaikan bukan transaksi.     Ini adalah panggilan untuk mengasihi dengan tulus, terlepas dari bagaimana orang lain merespons kita. Kasih Yesus tidak bergantung pada bagaimana orang memperlakukan-Nya,   tetapi perbuatan dan kasih-Nya adalah keputusan yang berasal dari hati dengan penuh kebajikan yang harus dilakukan.       Menyadari hal ini, berarti harus kita bersedia melepaskan ekspektasi diri,   dengan belajar memberi dan berbagi kasih tanpa syarat.   Sebab untuk mengasihi harus siap mengampuni yang berarti m...

Renungan 18 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 18 Pebruari 2026. Roma 12:9. “Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”       Di tengah budaya yang sedang berkembang manusia selalu dipenuhi oleh kepentingan. Kasih hanya dipakai sebagai alat: mendapat posisi, pengaruh, atau keuntungan. Karena itu kasih yang sejati tidak boleh palsu atau pura-pura sebab itu adalah racun rohani dari luar tampak baik, tetapi didalamnya kosong. Yesus tidak pernah mengasihi dengan topeng melainkan rela disalahpahami, ditolak, bahkan disalibkan. Kasih-Nya tidak berubah meski tidak berbalas.   Disan akita lihat bahwa kasih Kristus bukan sekadar   kata-kata lembut, tetapi keberanian untuk berkata tidak pada dosa, termasuk pada kemunafikan.     Kasih sejati selalu memilih kebenaran, meski itu menyakitkan dan menuntut pengorbanan. Dari sanalah Kristus tetap mencari manusia   yang mau   percaya dengan tulus,     kasih yang konsiste...

Renungan 17 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 17 Pebruari 2026. Yesaya 42:6b-7a Aku telah menjaga engkau dan menjadikan engkau perantara perjanjian bagi umat manusia, terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta   Nabi Yesaya menubuatkan sosok   pemimpin, yang   yang dapat menjadi terang bagi bangsa-bangsa dan membuka mata orang-orang buta; bukan hanya kebutaan fisik, tetapi juga kebutaan rohan.   Nubuatan itu digenapi dalam diri Yesus Kristus. Keteladanan hidup-Nya selama di dunia dan kesetiaan-Nya hingga mati di kayu salib, telah membuka mata manusia yang selama ini telah dibutakan oleh dosa hingga tidak dapat melihat terang kebenaran. Tetapi dengan Firman Allah dalam Kristus telah membukakan mata, hati dan pikiran manusia sehingga mampu berjalan dalam jalan keselamatan dari pada Allah.   Kita hidup di tengah dunia yang sesak oleh kerusakan moral, banyak orang mengalami kebutaan rohani. Mereka tidak tahu arah,   akhirnya berjalan dalam kebinasaan. Sebaga...
Gambar
  Syalom……… Tgl 16 Pebruari 2026. 1 Petrus 2:12 Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.     Orang percaya, kita hadir sebagai pendatang ditengah-tengah masyarakat,   selalu diperhadapkan dengan beragam aturan dan penyembahan yang bertentangan dengan Kristus.   Saat ibadah,   sering diserang oleh tuduhan fitnah, sampai saat melakukan perjamuan kudus, persekutuan itu dituduh sebagai peminum darah manusia. Itulah sebabnya Petrus menasehatkan jemaat supaya jangan membalasnya dengan perbuatan jahat tetapi melakukan perbuatan-perbuatan baik.     Perbuatan baik itu dapat menjadi teladan,   bahkan mampu menjadikan orang lain menjadi percaya kepada Allah, sehingga mereka beroleh kemurahan dan keselamatan.     Pepat...

Renungan 14 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 14 Pebruari 2026. Keluaran 33:5a: 'Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: Katakanlah kepada orang Israel: Kamu ini bangsa yang tegar tengkuk.   Tuhan telah menuntun umatNya keluar dari tanah perbudakan Mesir,   namun, umatNya tidak pernah menyadari kasih setia Tuhan. Mereka hanya mampu bersungut-sungut dan acapkali menyembah allah lain. Tuhan melalui Musa seringkali mengingatkan umatNya   tetapi tetap saja mengabaikannya. Tuhan tetap setia, dan janji yang dibuat dengan bapa leluhurnya (Abraham, Ishak, dan Yakub) akan ditepati. Jika Tuhan terus melihat ketegar-tengkukan mereka, akhirnya umat akan binasa.     Oleh sebab itu, Tuhan tidak lagi mau berjalan bersama mereka, tetapi   akan mengutus malaikat berjalan bersama ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu, yakni tanah Kanaan.   Sesungguhnya, hidup ini indah jika kita berada dalam penyertaan/ pengasihan Tuhan. Tanpa penyertaan Tuhan, maka hidup menjadi hambar. Manusia m...

Renungan 13 Pebruari 2026

Gambar
    Syalom……… Tgl 13 Pebruari 2026. Masmur 118:28-29 Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku hendak meninggikan Engkau. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.   Pemazmur menyadari, bahwa kekuatan yang sesungguhnya dalam hidup ini hanyalah Tuhan. Setiap kali umatNya datang ke rumah   Tuhan dengan sorak sorei, mereka akan menikmati berbagai berkat. Kedatangan ke rumah Tuhan, bukan hanya untuk bersyukur tetapi juga memohon keselamatan dan kemujuran dalam perjalanan kehidupan.   Pemazmur menekankan bahwa semua perjalanan hidup yang dialami, hanyalah karena Tuhan menerangi setiap langkah umatnya. Karena itu, pada hari ini   tetaplah   berjalan, bekerja dalam   hadirat-Nya. Bersyukurlah, sebab kasihNya tak pernah berkesudahan.   Jika kita merenungkan perjalanan hidup ini, tentu ada suka dan duka, ada kemudahan dan kesulitan, ada tawa dan air mata. Barangkali ki...

Renungan 12 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 12 Pebruari 2026. Kolose 1:23 Jadi, tetaplah kamu tinggal dalam iman, kokoh, dan teguh, tidak digoyahkan dari pengharapan Injil yang kamu dengar, yang telah diberitakan kepada seluruh ciptaan di bawah langit, yang olehnya aku, Paulus, menjadi pelayan.     Apa yang kita tabur, itulah pula yang akan kita tuai”. Sikap kita terhadap penderitaan, adalah sikap kita terhadap hidup ketika penderitaan ada di depan mata kita, ia memberi kepada kita dua pilihan untuk menyambutnya. Kita menyerah kalah, atau kita berjuang memenangkannya. Seorang calon juara tennis, tiba-tiba mendapat kecelakaan dan harus kehilangan tangan kanannya. Apakah     hilang pula harapannya untuk pernah menjadi juara? Untuk sementara   mungkin ya. Tetapi orang ini tidak mau mengalah pada keadaan. Ia mulai lagi bertekun berlatih diri dengan tangan kirinya, dan akhirnya ia bisa menjadi juara. Kita mengalahkannya atau kita dikalahkannya Kita mengalahkannya berarti kita tet...

Renungan 11 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 11 Pebruari 2026. Masmur 149:4 Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.   Dalam relasi sosial, keharmonisan sering dibangun dengan menghindari ketegangan, sehingga kasih direduksi menjadi alat untuk menjaga kesatuan, bukan keberanian menghadapi ketenaran. Ketika kasih berakar pada     iman, maka pasti  akan membawa   pada pemulihan, sehingga,   kita tetap bersukacita oleh kasih itu sendiri. Pemazmur   mengingatkan     bahwa kasih dan keadilan bukanlah dua nilai yang saling meniadakan, melainkan satu panggilan iman yang harus dihidupi bersama. Dikasihi oleh Allah berarti dipanggil menjadi penerima sekaligus pelaku,   untuk menghadirkan  perdamaian yang  sejati.   Hidup dengan rendah hati haruslah juga terus menerus dibangun dalam diri setiap orang percaya.   Keberhasilan dan kegagalan   hidup hanyalah ukuran manusia saja...

Renungan 10 Peb 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 10 Pebruari 2026. Masmur 146:5 Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada Tuhan, Allahnya.     Kelelahan dalam dunia politik sedang melanda, banyak membuat kejenuhan terhadap berita atau tokoh publik, termasuk melelahkan jiwa akibat harapan yang berulang kali dikhianati. Pemazmur membongkar ilusi   terhadap kata: bangsawan, bukan hanya penguasa, tetapi siapa pun atau apa pun yang kita anggap mampu menjamin masa depan, ternyata sangat mustahil.   Pemazmur menegaskan bahwa kegagalan manusia bukan karena kejahatan, melainkan karena keterbatasan eksistensial. Itulah sebabnya Pemazmur menyebut berbahagialah orang yang berharap kepada Tuhan,       Di tengah sistem   ketidakpastian dalam perjuangan di masa depan, keamanan sejati bukan terletak pada stabilitas politik, melainkan pada siapa yang menjadi sumber pertolongan saat dunia terasa runtuh. Kita harus sadar bahwa Tuhan tel...

Renungan 09 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 09 Pebruari 2026. Mazmur 147 “Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!”   Di zaman ketika segala sesuatu bergerak cepat dan makna mudah bergeser, rasa aman menjadi sesuatu yang rapuh. Kita membangun perlindungan melalui sistem, informasi, dan kontrol, namun kegelisahan tetap   terjadi. Pujian   kepada Allah harus lahir dari kesadaran bahwa keamanan sejati     tidak berasal dari apa yang dibangun, melainkan dari siapa yang menjaga kita. Pemazmur berbicara tentang palang pintu gerbang yang dikokohkan oleh Tuhan. Israel disebut istimewa bukan karena kekuatan militernya, tetapi karena   ketetapan abadi dari Tuhan         Mari berhenti sejenak dan bertanya pada diri sendiri: “sejauh mana Firman Tuhan sungguh kita izinkan menuntun langkah hari ini?” Bukan hanya kita simpan dalam ingatan, bukan hanya kita ucapkan dengan bibir, tetapi dihidupi dalam keputusan-keputusan kecil. Di tengah badai...

Renungan 7 Pebruari 2026

Gambar
  Syalom……… Tgl 07 Pebruari 2026. Amsal 1:7. Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.   Kehidupan yang dijalani oleh setiap manusia diperhadapkan dengan tantangan dan dinamika tersendiri. Kita dituntut untuk memilih dan bersikap di tengah segala situasi yang ada. Sebagai orang beriman kita   harus   mewujud- nyatakan hidup seturut dengan kehendak-Nya. Pengetahuan dan kebijaksanaan     diperoleh dari kesadaran akan otoritas Allah. Sayangnya dunia modern tempat kita hidup seringkali memisah-misahkan antara pengetahuan, moralitas, dan spiritualitas. Melalui Amsal kita melihat bahwa kebijaksanaan hidup adalah perpaduan antara spiritualitas (takut akan Tuhan), pengetahuan, dan moralitas.   Di tengah segala ketidakpastian kehidupan yang dihadapi,   kitab Amsal memberikan inspirasi untuk menjalani kehidupan dengan utuh dan berhikmat. Kebijaksanaan kehidupan lahir dari ketertundukan kita ...